Jumat, 25 Desember 2015

Siapakah Manusia Itu ?



Manusia secara Umum

Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologisrohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran.
Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primatadari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. 

Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsepjiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalammitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain.

Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan.
Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.

Manusia menurut Pandangan Islam .
          
          Manusia adalah makhluk ciptaan Allah. Tetapi, manusia berbeda dari ciptaan-ciptaan yang lain karena setelah diciptakan, Allah “meniupkan Roh-Nya sendiri”  ke dalam manusia.
Al-Quran tidak mendukung doktrin dualisme dalam diri manusia yang memandang manusia memiliki jiwa dan badan. Kata ‘nafs’ yang seringkali digunakan dalam al-Quran dan diterjemahkan sebagai ‘jiwa’ sebenarnya berarti ‘pribadi’ atau ‘keakuan’. Kata ‘nafs’ di sini sebaiknya dipahami sebagai keadaan, aspek, watak, atau kecenderungan dari pribadi manusia.
          Sejak awal penciptaan, manusia selalu ada dalam tegangan antara yang baik dan yang buruk. Syeitan dan Adam adalah seusia. Al-Quran memahami syeitan ini sebagai kekuatan antimanusia yang terus-menerus berusaha untuk menyesatkan manusia dari jalan lurus yang harus ditempuhnya sehingga manusia terperosok ke dalam tingkah laku yang sesat (“jatuh ke bumi”).

Fakta moral inilah yang merupakan tantangan abadi manusia dan yang membuat hidup manusia sebagai perjuangan moral yang tak berkesudahan. Di dalam perjuangan ini Allah berpihak kepada manusia asalkan ia melakukan usaha-usaha yang diperlukan. Allah menganugerahi manusia kebebasan berkehendak untuk menyelesaikan misinya sebagai khalifah Allah di bumi yakni menjalankan amanah.

Manusia diberikan kebebasan oleh Allah untuk menentukan apa yang ingin ia lakukan. Berbeda dengan ciptaan (alam) yang secara otomatis menaati sifat-sifatnya, manusia harus menentukan apakah ia memilih untuk menaati atau mengingkari sifat-sifatnya.
Kebebasan memilih ini merupakan keistimewaan dan sekaligus juga resiko yang unik dari manusia. Itulah sebab mengapa betapa penting bagi manusia untuk mendengarkan hati nuraninya. Sebab di dalam hati nurani itu, Allah telah menuliskan ikrar primordial yakni kewajiban manusia untuk menyembah Allah semata.
Manusia menurut Para Ahli 

Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa ahli:

NICOLAUS D. & A. SUDIARJA
          Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang

ABINENO J. I
          Manusia adalah "tubuh yang berjiwa" dan bukan "jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana"

UPANISADS
          Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik

SOKRATES
Manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar

KEES BERTENS
          Manusia adalah suatu mahluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan

I WAYAN WATRA
          Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa

OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY
          Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan

ERBE SENTANU
          Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain

PAULA J. C & JANET W. K
          Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar